Iklan

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

29 January 2025

Tip Perawatan Kaca Mobil Tahun 90-an Agar Tetap Prima


Kaca mobil adalah salah satu komponen vital dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara. Pada mobil tahun 90-an, teknologi kaca mungkin belum secanggih mobil masa kini, namun menjaga kebersihan dan kondisi kaca tetap prima tetap penting. Dengan kaca yang bersih dan jernih, pengemudi bisa melihat dengan jelas tanpa gangguan, serta memberikan estetika yang menarik bagi mobil klasik Anda. Berikut beberapa tip perawatan kaca mobil yang dapat diterapkan, khususnya bagi pemilik mobil tahun 90-an.

Rutin Membersihkan Kaca Mobil

Membersihkan kaca mobil secara rutin adalah hal yang tidak boleh terlewat. Pada mobil tahun 90-an, beberapa kendaraan menggunakan kaca dengan sistem standar tanpa pelapis film atau pelindung tambahan seperti mobil modern. Oleh karena itu, sangat penting untuk membersihkan kaca mobil menggunakan sabun mobil atau pembersih kaca yang aman. Pastikan membersihkan kaca di bagian dalam dan luar dengan menggunakan kain mikrofiber atau spons lembut untuk menghindari goresan. Hindari bahan kasar seperti sikat gigi atau bahan abrasif yang bisa merusak permukaan kaca mobil Anda.

01 May 2024

Daihatsu Charade Akan Memiliki Generasi Penerus Baru?

 


Daihatsu Charade, mobil supermini yang diproduksi oleh Daihatsu dari tahun 1977 hingga 2000, telah lama menjadi favorit di kalangan penggemar otomotif. Dengan sejarah yang kaya dan warisan yang kuat, banyak yang bertanya-tanya apakah Daihatsu akan menghidupkan kembali model legendaris ini, seperti yang telah mereka lakukan dengan Daihatsu Rocky. 


Daihatsu Rocky, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1984, telah melihat beberapa iterasi berbeda sepanjang tahun, dengan model terbaru diluncurkan pada tahun 2019. Keberhasilan Rocky yang berkelanjutan menunjukkan bahwa ada pasar untuk mobil-mobil ikonik yang dibangkitkan dengan teknologi modern.
Sementara Daihatsu belum mengumumkan rencana resmi untuk penerus Charade, penggemar dan analis industri tetap optimis. Charade memiliki tempat khusus di hati banyak orang, dan dengan tren saat ini dari produsen mobil yang menghidupkan kembali model-model klasik, bukan tidak mungkin bahwa Daihatsu dapat mengikuti jejak yang sama. 


Sejarah Charade sebagai mobil yang ekonomis dan andal, ditambah dengan desain yang menarik, membuatnya menjadi kandidat yang sempurna untuk dihidupkan kembali. Dengan pasar otomotif yang terus berkembang dan permintaan yang tinggi untuk kendaraan yang lebih kecil dan efisien, waktu mungkin tepat bagi Daihatsu untuk mempertimbangkan mengembalikan Charade ke jalanan.
Daihatsu Storia/Sirion, yang diluncurkan setelah Charade berhenti produksi, mungkin memberikan petunjuk tentang bagaimana penerus Charade bisa terlihat dan berfungsi. Dengan menggabungkan elemen desain klasik Charade dengan inovasi terbaru dalam efisiensi bahan bakar dan teknologi otomotif, Daihatsu bisa menciptakan sesuatu yang benar-benar spesial. 


Pada akhirnya, hanya waktu yang akan menentukan apakah Daihatsu Charade akan melihat penerusnya. Namun, dengan kebangkitan Rocky dan minat yang terus tumbuh pada mobil retro, harapan untuk melihat Charade baru di jalan raya di masa depan tampaknya semakin cerah.


26 December 2019

Wow... Daihatsu charade masuk lima besar mobil bekas yang banyak dicari

Diambil dari cnnindonesia, situs jual beli olx melaporkan di tahun 2019 Daihatsu Charade masuk kedalam kategori mobil bekas yang banyak di cari dikategori usia 10 tahun keatas.

Beberapa jenis mobil dengan usia lebih dari 10 tahun yang masih diminati meski hanya sedikit listing (penjual) yang tersedia.
Deretan mobil-mobil itu adalah Ford Escape, Peugeot 206, KIA Carnival, Suzuki Amenity serta Daihatsu Charade. Kelima mobil itu menjadi 'hots item' karena tergolong mobil langka tapi banyak yang cari.

Menurut Olx, Pesona mobil lawas nampaknya masih memikat para peminat mobil, baik untuk hobi seperti modifikasi atau karena mobil lawas dianggap value for money dengan harga bersahabat untuk teknologi yang mumpuni.

Nah bagi kalian yang memiliki Daihatsu Charade pasti bangga nih.

07 November 2011

Konversi relay bulat ke relay kotak yang lebih umum

Relay bulat pada classy/winner digunakan untuk mentrigger fan radiator dan juga fan kondensor AC. Faktor usia menyebabkan kegagalan fungsi dari relay tsb. Sayang nya pada saat anda membutuhkan relay bulat yang baru, hal ini sulit didapat (langka), kalaupun ada, kualitasnya diragukan. Jangan lupa, relay ini sangat vital karena mentrigger hidup dan matinya fan radiator/kondensor. Resiko menggunakan relay bulat yang aspal (murahan) berbahaya...
Berbekal hal tersebut, umum dipasaran adalah relay kotak. Bermacam merk terdapat dipasaran. Disini saya menggunakan relay fomoco yang digunakan pada kendaraan ford.
Berikut sharing yang dapat disampaikan.
Silahkan download file berikut:

Ubah relay bulat ke kotak

Bahan: 

Link pembelian Relay Fomoco

Tokopedia

Shopee:

01 August 2011

Daihatsu new Charade versi Eropa


Meskipun Daihatsu menghentikan penjualannya di Eropa di 2013 nanti, namun Daihatsu mengeluarkan new Charade sebagai penjualan terakhir sebelum angkat kaki dari Eropa di 2013 nanti. Sangat disayangkan keputusan Daihatsu menarik diri dari pasar Eropa, diakibatkan semakin menguatnya yen terhadap euro.



Daihatsu Charade baru, dikeluarkan berdasarkan pada Toyota Yaris yang ditampilkan di Geneva Motor Show. Penjualan ini dilakukan beberapa bulan setelah keputusan produsen mobil Jepang untuk pensiun dari pasar Eropa sejak 2013.

New Charade baru ini dibuat di pabrik Thailand dan kemudian diimpor ke Eropa, mesin yang digunakan 1,3-L dengan 100 hp dan torsi 132 Nm maks. Charade baru berasal dari platform Toyota Yaris, panjangnya 3,79 m, lebar 1,7 m dan tinggi 1,53 m. Menurut Daihatsu, mobil ini bisa mencapai kecepatan maksimal 175 km / jam dan dari nol 100 km / jam dalam waktu 11,7 detik dengan konsumsi bahan bakar rata-rata 5,4 liter per 100 km.

Daihatsu Charade baru yang dipasarkan di Eropa ini akan memiliki dua versi, satu dengan transmisi manual 6-speed (€ 13.550 *) dan yang lainnya dengan gearbox otomatis 6-speed multi-mode (* € 14.150). Paket standar untuk kedua versi dengan fitur AC, elektrik mirror, radio dengan CD/MP3 dan remote kontrol di kemudi yang dibungkus oleh kulit. Cat metalik opsional tidak termasuk dalam paket standar.
 

Di Indonesia sendiri, versi new charade yang berbasis Toyota Yaris dapat dipastikan kecil kemungkinan dipasarkan, mengingat di Indonesia, ADM telah memiliki dan baru saja mengeluarkan mobil Daihatsu new Sirion yang memiliki segmen kelas yang sama untuk kelas city car..

* Harga estimasi rata-rata eropa.

Sumber:
New Charade, european news.

New Charade, Carscoppe.

13 July 2011

Memanfaatkan satu solenoid valve untuk dua idle up dengan Dioda.

Ide dasarnya muncul dari perbincangan di milis maupun saat kopdar, dimana ditemukan kasus sulitnya mencari solenoid valve untuk idle up. ditambah lagi beberapa modifikasi yang dilakukan rekan2 disektor kelistrikan seperti penambahan foglamp berdaya besar, fan radiator berkecapatan tinggi dan lain-lain yang notabene membuat rpm mesin mobil drop saat semua itu difungsikan.
Nah disinilah fungsinya solenoid valve dan idle up pada karburator yang menaikkan rpm ke normal. Namun bila tetap masih kurang atau sulit mendapat solenoid valve kita dapat siasati dengan membuat satu solenoid valve untuk idle up lebih dari satu.
Contoh, Idle up lampu dan AC pakai satu solenoid valve.


Kenapa hal ini dilakukan, Karena harga solenoid yang lumayan mahal dan jarang.
Sebelum mempraktekan sesuai dengan prinsip DIY, selalu berhati-hati dan tidak menjamin hasil yang sama.

Bahan: Diode 10 A 16V (atau lebih)
Harga: @ 3000 aja.

Untuk skema, silahkan download link berikut.

Semoga membantu
salam
Ilham

25 May 2011

Alternator (dinamo ampere) brand new untuk mobil Daihatsu Classy/Winner

Dari pengalaman, besarnya biaya servis alternator saat ini cenderung tidak terpaut jauh dengan alternator copotan atau bahkan baru sekalipun.
Berbekal pengalaman ini, saat tiba-tiba lampu indikasi aki di dashboard mobil menyala, tanpa pikir panjang, saya grounded mobil keluarga terbaik di Indonesia yang jaya jamannya Daihatsu classy di garasi.
Sembari itu, saya coba pesan alternator untuk mobil classy di toko langganan. Berhubung lokasi yang jauh, saya confirm ke penjualnya untuk dikirim via kurir saja.
Dari info per telepon, didapat konfirmasi opsi sbb: (per tanggal May '11)
1. Brand new original buat classy. 1.550 rb
2. Brand new buat classy. 420 rb

Saya ambil opsi nomor 2 mengingat terpaut jauh harganya.



Saat pesanan tiba di rumah, terlihat merknya adalah Kenjitsu Genuine Part Denso Thailand. Wah ternyata brand new. Padahal tadinya saya pikir rekondisi, ternyata brand new.




Saat membuka kemasan, terlihatlah bentuk alternatornya. Masih mulus. Namun muncul keraguan, seperti agak berbeda dengan original buat mobil classy/winner. Terutama bagian housing/casingnya.




Tanpa pikir panjang, langsung menuju bengkel untuk pasang alternator tersebut. Ternyata benar saja, housingnya beda ...terutama di kupingnya.
Waduh.. bakalan gak bisa dipasang nih.



Ternyata solusinya adalah.. pakai rumah yang lama, sekaligus saya komplain ke toko tempat membeli dengan harapan tidak ada rekan-rekan lain yang salah, atau paling tidak sudah tahu kalaupun terpaksa membeli, mesti sedikit usaha lagi yaitu memakai housing yang lama namun dalaman seperti rotor, stator, ic, diode semua pakai yang baru.

Meski sedikit kecewa diawal, namun akhirnya puas juga, kenapa? Karena setelah diukur dengan voltmeter digital, didapat output yang bagus..14.2V
Sebagai gambaran, umumnya alternator rekondisi maksimum di 13.8V sedangkan alternator baru minimal 14.2V dan maksimum 14.8V



Satu lagi, ternyata alternator ini rusak terkena tumpahan oli power steering saat pompa Power steering diganti. Oli power steering sangat bahaya untuk alternator. Jadi hindari tumpahan oli.

Jadi, bagi yang ingin mencari alternator, ini bisa jadi pilihan, namun tentu saja lebih enak bila langsung plug n play.
Semoga sharing ini bisa menjadi alternatif pilihan bagi rekan yang ingin mengganti alternator atau dinamo ampere atau dinamo isi mobil kesayangan anda..

Salam

Bahan: 

Link pembelian :

21 May 2011

DIY: Buat sendiri rangkaian lampu kabin delay Off

Terinspirasi beberapa mobil keluarga terbaik kelas atas di Indonesia yang mengaplikasikan lampu interior yang padamnya selang beberapa saat kemudian, dan hasil brainstorming dan trial error, akhirnya selesai juga rangkaian sederhana yang dapat digunakan untuk aplikasi di atas.


Bagi rekan yang ingin mencoba di mobil, silahkan dicoba skema berikut ini.

Bagi aplikasi yang tidak terlalu besar penggunaan dayanya.. tanpa menggunakan relay juga bisa.
Bila dirasa delay off nya belum pas, silahkan trial error dengan mengganti nilai elco yang ke lebih besar.

Hasilnya, tidak kalah dengan mobil keluarga terbaik yang ada di Indonesia.

Semoga membantu
Salam
Ilham

12 April 2011

Seputar masalah getar [Update]


by: Om Wayan, Edit by Ilham, aka imsantoso.

Untuk menjadi panduan rekan-rekan seputar getar pada mobil Daihatsu Classy/Winner, analisanya sebagai berikut:


1. Getar ketika stationer atau langsam dan juga ketika pedal kopling diangkat sesaat dilepas kemudian getar. Ini disebabkan engine mounting.
Untuk engine mounting ada tiga buah. Bila getarannya parah, posisi engine mounting yang perlu diperiksa terletak di dinding firewall (dibawah saringan bensin). Harga parts sebagai referensi sekitar 425rb (2010),
Memilih EM ( enjin mounting ) lihat ( EM di firewall )....yang ORI dan yang bukan ( SPECIA ).......klu ORI ada tanda seperti gambar di atas (dispidolin persegi empat)......sedang yang nggak ada biasanya kurang baik die castnya.. tetapi silahkan  kalau bujetnya mepet.

Posisi kedua yang perlu penggantian berada di dekat tutup timming belt. Harga part 280rb (2010. Harga tersebut adalah harga ORI. Untuk mengeceknya dapat menggunakan foto/kamera.


2. Getar ketika direm. Bisa disebabkan rotor disc. Coba cek rotor disc depan atau drum disk dibelakang. Bila ditemukan baret atau bergelombang bisa dengan
- Bubut: setelah bubut ketebalan tidak boleh kurang dari 8mm.
- atau ganti. Kalau rotor dic depan sepasang bisa menggunakan machtech 400rb (kanan dan kiri). Untuk yang belakang, belakang @350rb.

3. Getar dikecepatan tertentu misalnya 80km/jam diatas dan dibawah kecepatan tersebut tidak masalah. Ini disebabkan oleh centre pada lingkaran ban, roda mesti di balancing. bisa dilakukan di kebengkel ban yang menyediakan peralatan balancing. Biaya jasa sekitar @25rb/roda (2010)

Semoga berguna


Yang perlu referensi untuk pembelian (update), silahkan:

Engine mounting charade classy g102 kiri Lh 12307-87706

https://tokopedia.link/Om7LaBU68Kb

engine mounting kanan Rh charade classy g102 12305-87706

https://tokopedia.link/KBfTOx068Kb

11 April 2011

Selang Vacuum Charade Classy/Winner: Diagram, Urutan Selang & Penyebab Brebet

Bagi pemilik Daihatsu Charade Classy maupun Winner G102, salah satu hal yang sering terlewat ketika mobil mengalami tenaga kurang optimal, brebet, atau tarikan terasa berat adalah kondisi dan pemasangan selang-selang vacuum pada karburator. 

Pada mobil yang sudah berumur, selang vacuum dapat menjadi getas, retak, lepas, tertukar, atau sebelumnya pernah dipasang kembali dengan posisi yang tidak sesuai. 

Karena itu, sebelum melakukan penyetelan atau memindahkan selang vacuum, jangan langsung mencabut semuanya. 

Sebaiknya dokumentasikan terlebih dahulu kondisi selang yang terpasang pada mobil Anda. 

Penting: Setiap mobil dapat memiliki kondisi yang berbeda tergantung riwayat perawatan, modifikasi, dan pekerjaan sebelumnya. Panduan ini merupakan dokumentasi dan pengalaman pemilik Charade Classy/Winner. Gunakan diagram referensi dan lakukan pengecekan dengan hati-hati. 

 
Apa gejala selang vacuum Charade bermasalah? 

Beberapa gejala yang dapat membuat kita perlu memeriksa sistem vacuum antara lain: 

  • tenaga mesin terasa kurang optimal; 
  • tarikan terasa berat; 
  • mesin brebet; 
  • putaran mesin/langsam tidak stabil; 
  • respons mesin tidak sesuai seperti biasanya; 
  • terdapat selang yang retak, getas, lepas atau salah sambung. 


Namun, gejala tersebut tidak otomatis berarti selang vacuum adalah penyebabnya. 

Masalah serupa juga dapat berasal dari sistem pengapian, karburator, bahan bakar, atau komponen mesin lainnya. 

Karena itu, pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara bertahap. 

 
Sebelum mengubah posisi selang vacuum 

Ini adalah hal yang paling penting. 

1. Foto kondisi awal 

Sebelum melepas satu pun selang, foto: 

  • posisi setiap selang; 
  • jalur selang; 
  • posisi sambungan pada karburator; 
  • posisi sambungan pada komponen lainnya. 


Simpan foto tersebut sebagai referensi. 

2. Beri tanda pada selang 

Jika beberapa selang terlihat mirip, berikan tanda sederhana pada kedua ujungnya. 

Misalnya: 

A → A 

B → B 

C → C 

Dengan demikian, jika hasil penyetelan tidak sesuai harapan, posisi awal masih dapat dikembalikan. 

3. Jangan hanya mengandalkan warna atau panjang selang 

Selang yang terlihat mirip belum tentu mempunyai fungsi yang sama. 

Yang perlu diperhatikan adalah asal dan tujuan setiap jalur vacuum. 

 
Diagram Selang Vacuum Charade Classy/Winner 

Berikut adalah dokumentasi diagram yang digunakan sebagai referensi untuk Charade Classy/Winner. 







New: Update 3 (Jun '10). Skema selang vakum daihatsu classy revisi dari om wayan berdasarkan skema bung Gunawan di Bandung.


 Catatan 

Jangan menganggap diagram ini sebagai alasan untuk langsung mengubah semua selang pada kendaraan. 

Sebaiknya: 

kondisi aktual kendaraan → dokumentasikan → bandingkan dengan diagram → baru lakukan pengecekan. 

 

Bingung dengan posisi nosel pada karburator? 

Untuk pembaca yang kesulitan mencocokkan diagram dengan kondisi karburator sebenarnya, gunakan foto aktual karburator sebagai pembanding. 

Bagi yang bingung posisi tiap nosel gambar di atas, silahkan melihat gambar aktual karburator mobil Daihatsu classy winner di bawah ini. Terimakasih buat fotonya oleh om Suprapto (edit by ilham).






Foto aktual ini sebelumnya dibagikan oleh rekan komunitas dan digunakan sebagai referensi visual  

Ini penting karena melihat diagram saja terkadang cukup membingungkan ketika kita sedang melihat langsung karburator di dalam ruang mesin. 

 

Langkah pengecekan selang vacuum 

Saya menyarankan urutannya seperti berikut. 

Langkah 1 — Periksa kondisi fisik 

Perhatikan apakah terdapat: 

  • retakan; 
  • selang getas; 
  • sambungan longgar; 
  • selang terlepas; 
  • selang tertekuk; 
  • sambungan yang terlihat tidak semestinya. 

Langkah 2 — Dokumentasikan posisi 

Foto seluruh jalur sebelum melakukan perubahan. 

Langkah 3 — Cocokkan dengan diagram 

Gunakan diagram sebagai referensi, bukan sekadar mengandalkan ingatan. 

Langkah 4 — Periksa satu jalur pada satu waktu 

Hindari mencabut banyak selang sekaligus. 

Tujuannya sederhana: 

Anda tetap mengetahui selang mana yang sedang diperiksa. 

Langkah 5 — Setelah perubahan, lakukan pengujian 

Perhatikan apakah terdapat perubahan pada: 

  • idle/langsam; 
  • respons mesin; 
  • tarikan; 
  • gejala brebet; 
  • perilaku mesin pada kondisi normal. 

Jika hasilnya tidak lebih baik, jangan memaksakan konfigurasi tersebut. Kembalikan ke kondisi sebelumnya dan lakukan pengecekan lebih lanjut. 

 

Jangan langsung menyimpulkan "brebet = vacuum" 

Ini penting. 

Pada artikel troubleshooting Charade Classy/Winner yang pernah dikumpulkan dari pengalaman komunitas, masalah tersendat pada kecepatan tertentu juga dapat berkaitan dengan berbagai bagian sistem pengapian dan bahan bakar, termasuk busi, kabel busi, distributor, platina/kondensor pada sistem tertentu, koil, karburator, filter udara, pompa bensin, filter bensin, dan selang-selang terkait. 

Jadi jika setelah pemeriksaan vacuum masalah masih ada, jangan terus mengubah jalur vacuum. 

Lanjutkan diagnosis ke sistem lainnya. 

 

Kapan selang vacuum perlu diganti? 

Periksa lebih serius jika selang: 

  • sudah keras/getas; 
  • terlihat retak; 
  • sambungannya longgar; 
  • mudah lepas; 
  • mengalami kerusakan pada ujungnya; 
  • pernah mengalami modifikasi atau penyambungan yang tidak rapi. 


Untuk penggantian, pastikan selang dan ukuran yang digunakan memang sesuai dengan kebutuhan sistem kendaraan. 

Jangan membeli hanya berdasarkan foto produk marketplace. 

Pastikan kembali ukuran, jenis, dan kecocokannya kepada penjual sebelum membeli. 
  

🛒 Referensi komponen yang mungkin dibutuhkan 

Jika setelah pemeriksaan ditemukan masalah pada selang atau sambungan, komponen yang biasanya perlu dicari antara lain: 

Komponen & Kegunaan 

  • Vacuum hose  --> Mengganti selang yang getas/retak [Beli]
  • Vacuum connector --> Menghubungkan jalur selang
  • Hose clamp --> Mengamankan sambungan bila diperlukan [Beli]
  • Carburetor cleaner --> Membantu membersihkan area karburator [Beli]
  • Selang dengan ukuran sesuai --> Penggantian bagian selang yang rusak [Beli]


Sebelum membeli 

Pastikan kembali kompatibilitas dengan Charade Classy/Winner G102 kepada penjual. 

[LIHAT REFERENSI PRODUK / AFFILIATE DI Link di atas]  

 

 Jika Charade Anda masih brebet setelah pemeriksaan vacuum 

Jangan berhenti di artikel ini. 

Lanjutkan pemeriksaan ke: 

🔧 Koil 

[Cek kondisi Koil Charade/Winner →] 

🔧 Troubleshooting 

[Kumpulan Troubleshooting Charade Classy/Winner →] 

⚡ Wiring 

[Wiring Diagram Charade Classy/Winner →] 

🌡️ Sistem pendinginan 

[Panduan perawatan radiator Charade →] 

🔧 Engine mounting 

[Cek engine mounting Charade/Winner →] 

Ringkasan 

Jika Charade Classy/Winner mengalami tenaga kurang optimal, brebet atau tarikan terasa berat, selang vacuum layak diperiksa. 

Tetapi jangan langsung mengubah semua jalur. 

Urutan yang lebih aman: 

1. Foto kondisi awal 

↓ 

2. Tandai selang 

↓ 

3. Periksa kondisi fisik 

↓ 

4. Bandingkan dengan diagram 

↓ 

5. Periksa satu jalur pada satu waktu 

↓ 

6. Uji kembali kendaraan 

↓ 

7. Jika masalah tetap ada, lanjutkan diagnosis ke sistem pengapian dan bahan bakar 

 

Catatan dari dokumentasi lama 

Artikel ini dikembangkan dari dokumentasi CharadeClassy yang pertama kali dipublikasikan pada 2008 dan diperbarui pada 2011 berdasarkan pengalaman pengguna serta referensi komunitas. Versi lama secara khusus mencatat adanya pembaruan skema vacuum dan foto aktual karburator. 

Tujuan utama artikel ini tetap sama: 

berbagi pengalaman agar sesama pemilik Charade Classy/Winner lebih mudah melakukan pemeriksaan dan perawatan. 

Semoga membantu. 

imsantoso@yahoo.com 

Daihatsu Charade Classy/Winner 



01 April 2011

Manual book Daihatsu Charade Classy Winner

Melihat antusias rekan2 untuk mendapatkan manual book perbaikan mobil daihatsu classy/winner, berikut saya tambahkan versi softcopy yang dapat rekan2 unduh.

Versi Softcopy (Updated)
Bagi yang menginginkan manual perbaikan versi softcopy, silahkan unduh di link berikut ini:
1. Manual Charade G100, G102 (English)
2. Wiring diagram G100, G102 (English)

Versi Cetak (Pesanan Sudah di tutup)

Artikel teknis yang mungkin membantu:

→ Selang Vacuum Charade Classy/Winner: Diagram, Urutan Selang & Penyebab Brebet
→ Koil Charade Classy/Winner: Cara Cek, Gejala Rusak & Pilihan Pengganti
→ Troubleshooting Daihatsu Charade Classy/Winner: 20 Masalah Umum & Cara Mengeceknya



Wassalam

23 March 2011

Bearing Hub: Gejala Bunyi Dengung dari Belakang (mobil Daihatsu Classy)

Sumber: by om Wayan CW-183
Foto and edit: by Ilham (imsantoso@yahoo.com) CW-301

Gejala Bunyi Dengung dari Belakang (pada mobil Daihatsu Classy) hampir pasti berasal dari laher roda,....bisa kanan atau kiri?.

Untuk memastikan apakah benar suara dengung dari laher roda, coba lepas ban, setelah ban dilepas, putar dan rasakan putaranya. Bila diputar, dan bunyi hampir pasti dengung ( ball roller kekurangan grease/gemuk ) , kalau diputar arah sebalik terasa nredet seperti tertahan disebabkan ball roller somplak. Harga part ini sekitar 150 rb~300 rb per biji (kanan/kiri sama),

Bagi yang ingin mengganti sendiri dapat mengikuti langkah berikut:


Peralatan yang disediakan
1. kunci baut roda, jika dapat shock....32.
2. Besi panjang buat pengungkit konci shock.
3. gease/gemuk.
4. baut 12, 2 buah buat buat buka tromol.
5. obeng min (-) gede panjang, buat buka dop centre baut as
6. tang, buat bengkokin pin pengunci baut as.

Pengerjaannya:
1. Buka roda.
2. Buka tromol pake baut 12 tadi disiapkan di kedua lobang yang telah disediakan, puter baut berbarengan hingga tromol lepas. Kalau tidak ada baut 12, bisa dengan sedikit dipukul, untuk menghilangkan karat sehingga mudah dilepas.

3. buka dop centrenya,
4. buka pin pakunya,

5. Buka bautnya pake kunci baut roda (kunci 32)

6. Tarik hub ( pegangan baut roda dengan disknya ) keluar. Bersihkan sekalian tromol dengan kuas.

6. ganti pasang yang baru, setelah diberi grease / gemuk tambahan..
7. pasang kebalikannya .

Test jalan,,,, suara senyap kembali........

Buat yang mau coba hub lama bisa di bongkar dicuci bensin...biar greasenya
hilang....kemudian beri grease baru....kalau belum parah masih bisa dipakai.
(maksudnya kom ama ball roller mulus)

Semoga berguna

Referensi Bahan/Part (Pastikan kembali agar dengan penjualnya)

Laher roda belakang Daihatsu Classy Unifar

https://tokopedia.link/GXjDfhh78Kb

07 March 2011

Troubleshooting Daihatsu Charade Classy/Winner: 20 Masalah Umum & Cara Mengeceknya

 

 

 

 

 

 

 

Daihatsu Charade Classy/Winner G102 sudah bukan mobil muda lagi. Karena usia kendaraan yang sudah cukup panjang, berbagai masalah bisa muncul pada sistem mesin, pengapian, bahan bakar, pendinginan, kelistrikan, kaki-kaki maupun komponen lainnya.

Tetapi satu hal yang perlu diingat:

Jangan langsung mengganti part hanya berdasarkan gejala.

Satu gejala dapat mempunyai beberapa kemungkinan penyebab.

Misalnya mesin brebet belum tentu disebabkan oleh koil. Bisa saja berasal dari busi, kabel busi, distributor, sistem bahan bakar, karburator, selang vacuum, atau suplai listrik.

Karena itu, cara yang paling aman adalah melakukan pemeriksaan secara sistematis.

Artikel ini merupakan pengembangan dari catatan troubleshooting Charade Classy/Winner yang sebelumnya saya kumpulkan bersama rekan-rekan komunitas, termasuk catatan dari Om Wayan, kemudian saya sesuaikan dan lengkapi berdasarkan pengalaman serta artikel-artikel teknis yang sudah ada di blog ini.

1. Mesin sulit hidup

Jika Charade sulit dihidupkan, jangan langsung menyalahkan satu komponen.

Mulailah dari dua kelompok utama:

Sistem pengapian

Periksa:

  • busi;

  • kabel busi;

  • tutup distributor;

  • rotor distributor;

  • platina, jika masih menggunakan sistem tersebut;

  • kondensor;

  • koil;

  • serta suplai listrik menuju koil.

Sistem bahan bakar

Periksa:

  • karburator;

  • filter bensin;

  • pompa bensin;

  • selang bensin;

  • serta kemungkinan adanya masalah pada jalur bahan bakar.

Urutan pemeriksaan seperti ini jauh lebih efektif daripada langsung mengganti part satu per satu.

2. Mesin brebet

Brebet merupakan salah satu keluhan yang cukup umum pada mobil yang sudah berumur.

Kemungkinannya cukup banyak.

Periksa secara berurutan:

Busi → kabel busi → distributor → koil → suplai listrik → karburator → bahan bakar → selang vacuum

Khusus untuk Charade Classy/Winner, selang vacuum jangan dilupakan.

Kesalahan routing atau kondisi selang yang sudah tidak baik dapat mempengaruhi kerja karburator dan performa mesin.

Baca juga:

Selang Vacuum Charade Classy/Winner: Diagram, Urutan Selang & Penyebab Brebet

[LINK KE ARTIKEL SELANG VACUUM]

3. Mesin tersendat pada kecepatan tertentu

Ini merupakan salah satu kasus yang pernah dibahas di komunitas Charade.

Contohnya:

  • suhu mesin sudah normal;

  • pada 60–80 km/jam tarikan terasa berat;

  • ketika mencapai sekitar 100 km/jam mesin terasa “ngendet”;

  • kemudian kecepatan turun.

Pada kasus seperti ini, jangan hanya memeriksa karburator.

Sistem pengapian dan sistem bahan bakar harus diperiksa.

Sistem pengapian

Periksa:

  1. Busi

  2. Kabel busi

  3. Tutup distributor

  4. Rotor distributor

  5. Platina

  6. Kondensor

  7. Koil

  8. Kelistrikan yang menyuplai koil

Sistem bahan bakar

Periksa:

  1. Karburator

  2. Selang vacuum

  3. Filter udara

  4. Pompa bensin

  5. Filter bensin

  6. Selang bensin

  7. Selang balik bensin

  8. Selang blow gas/separator

Pada kendaraan tua, kondisi selang dan konektor sering kali menjadi bagian yang terlupakan.

4. Tarikan terasa berat

Jika tarikan Charade terasa berat, beberapa hal yang perlu diperiksa antara lain:

  • filter udara;

  • karburator;

  • setting karburator;

  • busi;

  • sistem pengapian;

  • distributor;

  • selang vacuum;

  • filter bensin;

  • pompa bensin;

  • kondisi rem yang mungkin seret;

  • kondisi kopling;

  • serta kondisi mesin secara keseluruhan.

Jangan langsung mengganti karburator atau melakukan setting besar sebelum penyebab dasarnya ditemukan.

5. Mesin terasa pincang atau idle tidak stabil

Untuk idle yang tidak stabil, periksa:

Dari sisi udara/vacuum

  • selang vacuum;

  • sambungan selang;

  • kebocoran vacuum;

  • jalur menuju karburator.

Dari sisi bahan bakar

  • kebersihan karburator;

  • spuyer;

  • setting idle;

  • kualitas bahan bakar;

  • filter bensin.

Dari sisi pengapian

  • busi;

  • kabel busi;

  • distributor;

  • koil.

Jika semua terlihat normal tetapi idle masih tidak stabil, lakukan diagnosis lebih lanjut pada karburator dan kondisi mesin.

6. Mobil terasa panas / overheat

Masalah temperatur harus ditangani dengan serius.

Jangan terus digunakan apabila temperatur mesin sudah masuk kondisi abnormal.

Periksa:

  • level coolant;

  • radiator;

  • kondisi selang radiator;

  • thermostat;

  • kipas radiator;

  • relay kipas;

  • water pump;

  • tutup radiator;

  • serta kemungkinan adanya kebocoran.

Pada Charade, sistem kipas radiator juga penting diperhatikan.

Relay yang sudah tua dapat mengalami masalah dan berpengaruh terhadap kerja fan radiator.

Baca juga:

Cara Kuras Radiator Charade Classy/Winner + Coolant & Tanda Radiator Bermasalah

[LINK KE ARTIKEL RADIATOR]

7. Kipas radiator tidak bekerja

Jika temperatur naik tetapi kipas radiator tidak bekerja, jangan langsung mengganti motor fan.

Periksa terlebih dahulu:

  1. Sekring

  2. Relay

  3. Kabel

  4. Soket

  5. Thermoswitch/sensor terkait

  6. Motor fan

Pada Charade Classy/Winner, relay bulat merupakan salah satu komponen yang pernah menjadi masalah karena usia dan ketersediaannya yang semakin sulit.

Jika melakukan modifikasi dari relay model lama ke relay model yang lebih umum, pastikan rangkaiannya benar.

Baca juga:

Konversi Relay Bulat ke Relay Kotak yang Lebih Umum

[LINK KE ARTIKEL RELAY]

8. Lampu indikator aki menyala

Jika lampu indikator aki menyala ketika mesin hidup, jangan hanya memikirkan aki.

Masalah dapat berasal dari sistem pengisian.

Periksa:

  • alternator;

  • belt;

  • kabel alternator;

  • konektor;

  • regulator/IC;

  • serta kondisi aki.

Pada pengalaman sebelumnya di Charade, alternator pengganti juga perlu diperhatikan karena bentuk housing dapat berbeda walaupun unit tersebut ditawarkan sebagai alternator untuk Classy.

Baca juga:

Alternator Charade Classy/Winner: Pengalaman Ganti, Perbedaan Housing & Cara Memilih

[LINK KE ARTIKEL ALTERNATOR]

9. Koil bermasalah

Koil merupakan bagian penting dari sistem pengapian.

Gejala gangguan pengapian dapat berupa:

  • mesin sulit hidup;

  • brebet;

  • tenaga berkurang;

  • mesin tersendat;

  • atau percikan api yang tidak baik.

Tetapi jangan langsung mengganti koil.

Periksa terlebih dahulu:

  • busi;

  • kabel busi;

  • distributor;

  • platina;

  • kondensor;

  • kabel menuju koil;

  • dan suplai listrik.

Baca juga:

Koil Charade Classy/Winner: Cara Cek, Gejala Rusak & Pilihan Pengganti

[LINK KE ARTIKEL KOIL]

10. Mesin bergetar saat langsam

Jika mesin bergetar ketika stationer/langsam, salah satu kemungkinan adalah engine mounting.

Charade memiliki beberapa titik engine mounting yang perlu diperiksa.

Namun getaran mesin tidak selalu berasal dari engine mounting.

Kemungkinan lain antara lain:

  • idle tidak normal;

  • mesin pincang;

  • sistem pengapian bermasalah;

  • karburator bermasalah;

  • atau komponen lain.

Karena itu, perhatikan kapan getaran terjadi.

Misalnya:

Getar saat langsam
 
→ periksa mesin dan engine mounting.

Getar saat pengereman
 
→ periksa sistem rem/rotor.

Getar pada kecepatan tertentu
 
→ periksa roda dan balancing.

11. Mobil bergetar saat mengerem

Jika getaran muncul terutama ketika pedal rem diinjak, periksa:

  • rotor/disc brake;

  • tromol;

  • kampas rem;

  • kondisi kaliper;

  • dan komponen sistem rem lainnya.

Rotor yang permukaannya tidak rata dapat menyebabkan getaran ketika pengereman.

Jangan menganggap semua getaran berasal dari mesin.

12. Mobil bergetar pada kecepatan tertentu

Misalnya mobil normal pada kecepatan rendah tetapi mulai bergetar pada sekitar 80–100 km/jam.

Periksa:

  • balancing roda;

  • kondisi ban;

  • velg;

  • bearing;

  • tie rod;

  • ball joint;

  • serta komponen kaki-kaki lainnya.

Balancing merupakan salah satu pemeriksaan awal yang relatif sederhana sebelum masuk ke pemeriksaan kaki-kaki yang lebih jauh.

13. Bunyi dengung dari bagian belakang

Bunyi dengung dari bagian belakang dapat berasal dari bearing/laher roda belakang.

Salah satu cara pemeriksaan adalah memperhatikan perubahan suara saat kendaraan berjalan dan kemudian memeriksa kondisi bearing ketika roda dibongkar.

Jika bearing sudah rusak, sebaiknya jangan ditunda karena menyangkut keselamatan.

Baca juga:

Bearing Roda Belakang Charade Classy: Gejala Rusak, Cara Cek & Pilihan Part

[LINK KE ARTIKEL BEARING]

14. Central lock tidak bekerja

Jika central lock tidak dapat mengunci semua pintu dari switch tertentu, salah satu kemungkinan adalah masalah pada switch central lock.

Sebelum mengganti seluruh sistem central lock, periksa:

  • switch;

  • kabel;

  • konektor;

  • actuator;

  • dan mekanisme lock.

Pada kasus tertentu, switch dapat dibongkar dan diperbaiki.

Baca juga:

DIY: Mengatasi Master Switch Door Lock yang Bermasalah

[LINK KE ARTIKEL CENTRAL LOCK]

15. AC membuat RPM turun terlalu banyak

Ketika AC hidup, beban mesin meningkat.

Karena itu sistem idle-up membantu mempertahankan putaran mesin agar tidak turun terlalu jauh.

Jika RPM turun drastis ketika AC atau beban listrik tertentu bekerja, periksa:

  • sistem idle-up;

  • solenoid valve;

  • jalur vacuum;

  • serta sistem kontrol terkait.

Masalah pada idle-up dapat terasa semakin jelas pada mobil yang sudah berumur.

16. RPM turun ketika beban listrik bertambah

Selain AC, beban listrik seperti lampu atau aksesori tambahan juga dapat mempengaruhi kerja mesin.

Periksa:

  • sistem pengisian;

  • alternator;

  • aki;

  • idle-up;

  • kabel massa;

  • dan koneksi listrik.

Pastikan juga aksesori tambahan tidak mengambil beban listrik secara berlebihan atau dipasang dengan wiring yang kurang baik.

17. Mesin terasa kehilangan tenaga setelah panas

Jika kendaraan normal ketika dingin tetapi mulai bermasalah setelah temperatur kerja tercapai, catat pola tersebut.

Informasi ini sangat membantu diagnosis.

Perhatikan:

  • apakah mesin brebet;

  • apakah sulit restart;

  • apakah tenaga hilang;

  • apakah indikator temperatur naik;

  • apakah masalah hanya muncul ketika AC hidup;

  • dan apakah masalah hilang setelah mesin dingin.

Kondisi seperti ini dapat berkaitan dengan sistem pengapian, bahan bakar, pendinginan, atau komponen yang performanya berubah ketika temperatur meningkat.

18. Masalah vacuum karburator

Selang vacuum merupakan salah satu bagian yang sering luput dari perhatian.

Pada mobil tua, selang dapat:

  • getas;

  • retak;

  • bocor;

  • salah routing;

  • atau pernah dipasang kembali tidak sesuai jalur.

Akibatnya dapat muncul gejala seperti:

  • idle tidak stabil;

  • brebet;

  • tarikan kurang;

  • respon mesin tidak normal.

Sebelum mengubah routing vacuum, foto dan catat kondisi awal terlebih dahulu.

Jangan mengubah semua selang sekaligus tanpa mengetahui posisi awalnya.

Baca juga:

Selang Vacuum Charade Classy/Winner: Diagram, Urutan Selang & Penyebab Brebet

[LINK KE ARTIKEL VACUUM]

19. Charade terasa “tidak enak” tetapi sulit menemukan penyebabnya

Ini merupakan kondisi yang sering terjadi pada mobil tua.

Kalau masalahnya tidak jelas, jangan mengganti banyak part sekaligus.

Buat checklist.

Checklist pemeriksaan awal

Mesin

☐ Oli mesin
 ☐ Kondisi mesin
 ☐ Kebocoran

Pengapian

☐ Busi
 ☐ Kabel busi
 ☐ Distributor
 ☐ Platina
 ☐ Kondensor
 ☐ Koil

Bahan bakar

☐ Karburator
 ☐ Filter bensin
 ☐ Pompa bensin
 ☐ Selang bensin

Vacuum

☐ Selang vacuum
 ☐ Sambungan
 ☐ Kebocoran

Udara

☐ Filter udara
 ☐ Jalur intake

Pendinginan

☐ Radiator
 ☐ Coolant
 ☐ Thermostat
 ☐ Fan
 ☐ Relay
 ☐ Selang radiator

Kelistrikan

☐ Aki
 ☐ Alternator
 ☐ Kabel massa
 ☐ Fuse
 ☐ Relay
 ☐ Soket

Kaki-kaki

☐ Ban
 ☐ Balancing
 ☐ Bearing
 ☐ Tie rod
 ☐ Ball joint
 ☐ Engine mounting

20. Jangan mengganti part secara “tebak-tebakan”

Ini mungkin merupakan prinsip paling penting dalam melakukan troubleshooting mobil tua.

Misalnya:

Mobil brebet

Bukan berarti:

“Koil rusak → ganti koil.”

Tetapi:

Brebet → identifikasi kapan terjadi → cek pengapian → cek bahan bakar → cek vacuum → ukur/test → baru tentukan komponen yang perlu diganti.

Cara ini memang membutuhkan sedikit lebih banyak waktu, tetapi biasanya jauh lebih hemat daripada mengganti banyak komponen secara coba-coba.

Cara melakukan troubleshooting Charade secara sistematis

Jika bingung harus mulai dari mana, gunakan alur sederhana berikut.

LANGKAH 1 — Tentukan gejalanya

Contoh:

  • sulit hidup;

  • brebet;

  • panas;

  • getar;

  • tenaga kurang;

  • lampu aki menyala;

  • bunyi dengung;

  • atau masalah listrik.

LANGKAH 2 — Catat kapan masalah muncul

Apakah terjadi:

  • saat mesin dingin?

  • setelah panas?

  • saat AC hidup?

  • saat akselerasi?

  • pada kecepatan tertentu?

  • ketika pengereman?

  • ketika langsam?

Informasi ini sangat membantu mempersempit kemungkinan penyebab.

LANGKAH 3 — Periksa hal yang paling sederhana

Jangan mulai dari komponen mahal.

Mulai dari:

kondisi visual → koneksi → kabel → fuse → selang → komponen sederhana → baru komponen yang lebih kompleks.

LANGKAH 4 — Gunakan alat ukur jika diperlukan

Multimeter dapat sangat membantu untuk pemeriksaan:

  • tegangan;

  • kontinuitas;

  • tahanan;

  • dan sistem kelistrikan.

Tetapi gunakan spesifikasi pengukuran yang sesuai dengan manual kendaraan.

LANGKAH 5 — Catat hasil pemeriksaan

Jangan mengandalkan ingatan.

Foto dan catat kondisi sebelum membongkar.

Ini terutama penting pada:

  • selang vacuum;

  • wiring;

  • konektor;

  • karburator;

  • dan komponen yang mempunyai banyak jalur.

Referensi utama untuk pemilik Charade Classy/Winner

Untuk troubleshooting yang lebih detail, gunakan juga:

Manual Book

Manual dapat digunakan sebagai referensi spesifikasi dan prosedur pemeriksaan.

[LINK MANUAL BOOK]

Wiring Diagram

Sangat berguna ketika melakukan troubleshooting kelistrikan.

[LINK WIRING DIAGRAM]

Selang Vacuum

Untuk pemeriksaan routing vacuum karburator.

[LINK VACUUM]

Koil

Untuk pemeriksaan sistem pengapian.

[LINK KOIL]

Radiator

Untuk masalah temperatur dan pendinginan.

[LINK RADIATOR]

Alternator

Untuk masalah sistem pengisian.

[LINK ALTERNATOR]

Penutup

Charade Classy/Winner memang sudah berumur, tetapi banyak masalah yang sebenarnya masih bisa ditelusuri dan diperbaiki apabila diagnosis dilakukan secara sistematis.

Kunci utamanya adalah:

Jangan mengganti part hanya berdasarkan gejala. Cari penyebabnya terlebih dahulu.

Catatan troubleshooting di blog ini awalnya dikumpulkan dari pengalaman pemilik Charade dan diskusi komunitas. Sebagian materi berasal dari sharing Om Wayan yang kemudian saya edit dan dokumentasikan kembali agar lebih mudah digunakan oleh pemilik Charade Classy/Winner lainnya.

Semoga catatan ini tetap bermanfaat bagi rekan-rekan yang masih merawat Charade Classy/Winner sampai sekarang.

Salam

 

 

---

Assalamualaikum,
Rekan-rekan semua. Ini dia yang dinanti-nantikan, kumpulan troubleshooting untuk mobil keluarga terbaik yang jaya di masanya. he he....Daihatsu Charade Classy / Winner G-102. Disarikan oleh Om Wayan dan seperti biasa di edit seperlunya oleh saya.
Silahkan langsung di unduh link berikut.

Check list umum Daihatsu Charade Classy / Winner

Semoga membantu
Salam
Ilham

Daihatsu mobil keluarga terbaik di Indonesia

Tip Perawatan Kaca Mobil Tahun 90-an Agar Tetap Prima

Kaca mobil adalah salah satu komponen vital dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara. Pada mobil tahun 90-an, teknologi kaca mung...

Baca juga