Iklan

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

07 March 2011

Troubleshooting Daihatsu Charade Classy/Winner: 20 Masalah Umum & Cara Mengeceknya

 

 

 

 

 

 

 

Daihatsu Charade Classy/Winner G102 sudah bukan mobil muda lagi. Karena usia kendaraan yang sudah cukup panjang, berbagai masalah bisa muncul pada sistem mesin, pengapian, bahan bakar, pendinginan, kelistrikan, kaki-kaki maupun komponen lainnya.

Tetapi satu hal yang perlu diingat:

Jangan langsung mengganti part hanya berdasarkan gejala.

Satu gejala dapat mempunyai beberapa kemungkinan penyebab.

Misalnya mesin brebet belum tentu disebabkan oleh koil. Bisa saja berasal dari busi, kabel busi, distributor, sistem bahan bakar, karburator, selang vacuum, atau suplai listrik.

Karena itu, cara yang paling aman adalah melakukan pemeriksaan secara sistematis.

Artikel ini merupakan pengembangan dari catatan troubleshooting Charade Classy/Winner yang sebelumnya saya kumpulkan bersama rekan-rekan komunitas, termasuk catatan dari Om Wayan, kemudian saya sesuaikan dan lengkapi berdasarkan pengalaman serta artikel-artikel teknis yang sudah ada di blog ini.

1. Mesin sulit hidup

Jika Charade sulit dihidupkan, jangan langsung menyalahkan satu komponen.

Mulailah dari dua kelompok utama:

Sistem pengapian

Periksa:

  • busi;

  • kabel busi;

  • tutup distributor;

  • rotor distributor;

  • platina, jika masih menggunakan sistem tersebut;

  • kondensor;

  • koil;

  • serta suplai listrik menuju koil.

Sistem bahan bakar

Periksa:

  • karburator;

  • filter bensin;

  • pompa bensin;

  • selang bensin;

  • serta kemungkinan adanya masalah pada jalur bahan bakar.

Urutan pemeriksaan seperti ini jauh lebih efektif daripada langsung mengganti part satu per satu.

2. Mesin brebet

Brebet merupakan salah satu keluhan yang cukup umum pada mobil yang sudah berumur.

Kemungkinannya cukup banyak.

Periksa secara berurutan:

Busi → kabel busi → distributor → koil → suplai listrik → karburator → bahan bakar → selang vacuum

Khusus untuk Charade Classy/Winner, selang vacuum jangan dilupakan.

Kesalahan routing atau kondisi selang yang sudah tidak baik dapat mempengaruhi kerja karburator dan performa mesin.

Baca juga:

Selang Vacuum Charade Classy/Winner: Diagram, Urutan Selang & Penyebab Brebet

[LINK KE ARTIKEL SELANG VACUUM]

3. Mesin tersendat pada kecepatan tertentu

Ini merupakan salah satu kasus yang pernah dibahas di komunitas Charade.

Contohnya:

  • suhu mesin sudah normal;

  • pada 60–80 km/jam tarikan terasa berat;

  • ketika mencapai sekitar 100 km/jam mesin terasa “ngendet”;

  • kemudian kecepatan turun.

Pada kasus seperti ini, jangan hanya memeriksa karburator.

Sistem pengapian dan sistem bahan bakar harus diperiksa.

Sistem pengapian

Periksa:

  1. Busi

  2. Kabel busi

  3. Tutup distributor

  4. Rotor distributor

  5. Platina

  6. Kondensor

  7. Koil

  8. Kelistrikan yang menyuplai koil

Sistem bahan bakar

Periksa:

  1. Karburator

  2. Selang vacuum

  3. Filter udara

  4. Pompa bensin

  5. Filter bensin

  6. Selang bensin

  7. Selang balik bensin

  8. Selang blow gas/separator

Pada kendaraan tua, kondisi selang dan konektor sering kali menjadi bagian yang terlupakan.

4. Tarikan terasa berat

Jika tarikan Charade terasa berat, beberapa hal yang perlu diperiksa antara lain:

  • filter udara;

  • karburator;

  • setting karburator;

  • busi;

  • sistem pengapian;

  • distributor;

  • selang vacuum;

  • filter bensin;

  • pompa bensin;

  • kondisi rem yang mungkin seret;

  • kondisi kopling;

  • serta kondisi mesin secara keseluruhan.

Jangan langsung mengganti karburator atau melakukan setting besar sebelum penyebab dasarnya ditemukan.

5. Mesin terasa pincang atau idle tidak stabil

Untuk idle yang tidak stabil, periksa:

Dari sisi udara/vacuum

  • selang vacuum;

  • sambungan selang;

  • kebocoran vacuum;

  • jalur menuju karburator.

Dari sisi bahan bakar

  • kebersihan karburator;

  • spuyer;

  • setting idle;

  • kualitas bahan bakar;

  • filter bensin.

Dari sisi pengapian

  • busi;

  • kabel busi;

  • distributor;

  • koil.

Jika semua terlihat normal tetapi idle masih tidak stabil, lakukan diagnosis lebih lanjut pada karburator dan kondisi mesin.

6. Mobil terasa panas / overheat

Masalah temperatur harus ditangani dengan serius.

Jangan terus digunakan apabila temperatur mesin sudah masuk kondisi abnormal.

Periksa:

  • level coolant;

  • radiator;

  • kondisi selang radiator;

  • thermostat;

  • kipas radiator;

  • relay kipas;

  • water pump;

  • tutup radiator;

  • serta kemungkinan adanya kebocoran.

Pada Charade, sistem kipas radiator juga penting diperhatikan.

Relay yang sudah tua dapat mengalami masalah dan berpengaruh terhadap kerja fan radiator.

Baca juga:

Cara Kuras Radiator Charade Classy/Winner + Coolant & Tanda Radiator Bermasalah

[LINK KE ARTIKEL RADIATOR]

7. Kipas radiator tidak bekerja

Jika temperatur naik tetapi kipas radiator tidak bekerja, jangan langsung mengganti motor fan.

Periksa terlebih dahulu:

  1. Sekring

  2. Relay

  3. Kabel

  4. Soket

  5. Thermoswitch/sensor terkait

  6. Motor fan

Pada Charade Classy/Winner, relay bulat merupakan salah satu komponen yang pernah menjadi masalah karena usia dan ketersediaannya yang semakin sulit.

Jika melakukan modifikasi dari relay model lama ke relay model yang lebih umum, pastikan rangkaiannya benar.

Baca juga:

Konversi Relay Bulat ke Relay Kotak yang Lebih Umum

[LINK KE ARTIKEL RELAY]

8. Lampu indikator aki menyala

Jika lampu indikator aki menyala ketika mesin hidup, jangan hanya memikirkan aki.

Masalah dapat berasal dari sistem pengisian.

Periksa:

  • alternator;

  • belt;

  • kabel alternator;

  • konektor;

  • regulator/IC;

  • serta kondisi aki.

Pada pengalaman sebelumnya di Charade, alternator pengganti juga perlu diperhatikan karena bentuk housing dapat berbeda walaupun unit tersebut ditawarkan sebagai alternator untuk Classy.

Baca juga:

Alternator Charade Classy/Winner: Pengalaman Ganti, Perbedaan Housing & Cara Memilih

[LINK KE ARTIKEL ALTERNATOR]

9. Koil bermasalah

Koil merupakan bagian penting dari sistem pengapian.

Gejala gangguan pengapian dapat berupa:

  • mesin sulit hidup;

  • brebet;

  • tenaga berkurang;

  • mesin tersendat;

  • atau percikan api yang tidak baik.

Tetapi jangan langsung mengganti koil.

Periksa terlebih dahulu:

  • busi;

  • kabel busi;

  • distributor;

  • platina;

  • kondensor;

  • kabel menuju koil;

  • dan suplai listrik.

Baca juga:

Koil Charade Classy/Winner: Cara Cek, Gejala Rusak & Pilihan Pengganti

[LINK KE ARTIKEL KOIL]

10. Mesin bergetar saat langsam

Jika mesin bergetar ketika stationer/langsam, salah satu kemungkinan adalah engine mounting.

Charade memiliki beberapa titik engine mounting yang perlu diperiksa.

Namun getaran mesin tidak selalu berasal dari engine mounting.

Kemungkinan lain antara lain:

  • idle tidak normal;

  • mesin pincang;

  • sistem pengapian bermasalah;

  • karburator bermasalah;

  • atau komponen lain.

Karena itu, perhatikan kapan getaran terjadi.

Misalnya:

Getar saat langsam
 
→ periksa mesin dan engine mounting.

Getar saat pengereman
 
→ periksa sistem rem/rotor.

Getar pada kecepatan tertentu
 
→ periksa roda dan balancing.

11. Mobil bergetar saat mengerem

Jika getaran muncul terutama ketika pedal rem diinjak, periksa:

  • rotor/disc brake;

  • tromol;

  • kampas rem;

  • kondisi kaliper;

  • dan komponen sistem rem lainnya.

Rotor yang permukaannya tidak rata dapat menyebabkan getaran ketika pengereman.

Jangan menganggap semua getaran berasal dari mesin.

12. Mobil bergetar pada kecepatan tertentu

Misalnya mobil normal pada kecepatan rendah tetapi mulai bergetar pada sekitar 80–100 km/jam.

Periksa:

  • balancing roda;

  • kondisi ban;

  • velg;

  • bearing;

  • tie rod;

  • ball joint;

  • serta komponen kaki-kaki lainnya.

Balancing merupakan salah satu pemeriksaan awal yang relatif sederhana sebelum masuk ke pemeriksaan kaki-kaki yang lebih jauh.

13. Bunyi dengung dari bagian belakang

Bunyi dengung dari bagian belakang dapat berasal dari bearing/laher roda belakang.

Salah satu cara pemeriksaan adalah memperhatikan perubahan suara saat kendaraan berjalan dan kemudian memeriksa kondisi bearing ketika roda dibongkar.

Jika bearing sudah rusak, sebaiknya jangan ditunda karena menyangkut keselamatan.

Baca juga:

Bearing Roda Belakang Charade Classy: Gejala Rusak, Cara Cek & Pilihan Part

[LINK KE ARTIKEL BEARING]

14. Central lock tidak bekerja

Jika central lock tidak dapat mengunci semua pintu dari switch tertentu, salah satu kemungkinan adalah masalah pada switch central lock.

Sebelum mengganti seluruh sistem central lock, periksa:

  • switch;

  • kabel;

  • konektor;

  • actuator;

  • dan mekanisme lock.

Pada kasus tertentu, switch dapat dibongkar dan diperbaiki.

Baca juga:

DIY: Mengatasi Master Switch Door Lock yang Bermasalah

[LINK KE ARTIKEL CENTRAL LOCK]

15. AC membuat RPM turun terlalu banyak

Ketika AC hidup, beban mesin meningkat.

Karena itu sistem idle-up membantu mempertahankan putaran mesin agar tidak turun terlalu jauh.

Jika RPM turun drastis ketika AC atau beban listrik tertentu bekerja, periksa:

  • sistem idle-up;

  • solenoid valve;

  • jalur vacuum;

  • serta sistem kontrol terkait.

Masalah pada idle-up dapat terasa semakin jelas pada mobil yang sudah berumur.

16. RPM turun ketika beban listrik bertambah

Selain AC, beban listrik seperti lampu atau aksesori tambahan juga dapat mempengaruhi kerja mesin.

Periksa:

  • sistem pengisian;

  • alternator;

  • aki;

  • idle-up;

  • kabel massa;

  • dan koneksi listrik.

Pastikan juga aksesori tambahan tidak mengambil beban listrik secara berlebihan atau dipasang dengan wiring yang kurang baik.

17. Mesin terasa kehilangan tenaga setelah panas

Jika kendaraan normal ketika dingin tetapi mulai bermasalah setelah temperatur kerja tercapai, catat pola tersebut.

Informasi ini sangat membantu diagnosis.

Perhatikan:

  • apakah mesin brebet;

  • apakah sulit restart;

  • apakah tenaga hilang;

  • apakah indikator temperatur naik;

  • apakah masalah hanya muncul ketika AC hidup;

  • dan apakah masalah hilang setelah mesin dingin.

Kondisi seperti ini dapat berkaitan dengan sistem pengapian, bahan bakar, pendinginan, atau komponen yang performanya berubah ketika temperatur meningkat.

18. Masalah vacuum karburator

Selang vacuum merupakan salah satu bagian yang sering luput dari perhatian.

Pada mobil tua, selang dapat:

  • getas;

  • retak;

  • bocor;

  • salah routing;

  • atau pernah dipasang kembali tidak sesuai jalur.

Akibatnya dapat muncul gejala seperti:

  • idle tidak stabil;

  • brebet;

  • tarikan kurang;

  • respon mesin tidak normal.

Sebelum mengubah routing vacuum, foto dan catat kondisi awal terlebih dahulu.

Jangan mengubah semua selang sekaligus tanpa mengetahui posisi awalnya.

Baca juga:

Selang Vacuum Charade Classy/Winner: Diagram, Urutan Selang & Penyebab Brebet

[LINK KE ARTIKEL VACUUM]

19. Charade terasa “tidak enak” tetapi sulit menemukan penyebabnya

Ini merupakan kondisi yang sering terjadi pada mobil tua.

Kalau masalahnya tidak jelas, jangan mengganti banyak part sekaligus.

Buat checklist.

Checklist pemeriksaan awal

Mesin

☐ Oli mesin
 ☐ Kondisi mesin
 ☐ Kebocoran

Pengapian

☐ Busi
 ☐ Kabel busi
 ☐ Distributor
 ☐ Platina
 ☐ Kondensor
 ☐ Koil

Bahan bakar

☐ Karburator
 ☐ Filter bensin
 ☐ Pompa bensin
 ☐ Selang bensin

Vacuum

☐ Selang vacuum
 ☐ Sambungan
 ☐ Kebocoran

Udara

☐ Filter udara
 ☐ Jalur intake

Pendinginan

☐ Radiator
 ☐ Coolant
 ☐ Thermostat
 ☐ Fan
 ☐ Relay
 ☐ Selang radiator

Kelistrikan

☐ Aki
 ☐ Alternator
 ☐ Kabel massa
 ☐ Fuse
 ☐ Relay
 ☐ Soket

Kaki-kaki

☐ Ban
 ☐ Balancing
 ☐ Bearing
 ☐ Tie rod
 ☐ Ball joint
 ☐ Engine mounting

20. Jangan mengganti part secara “tebak-tebakan”

Ini mungkin merupakan prinsip paling penting dalam melakukan troubleshooting mobil tua.

Misalnya:

Mobil brebet

Bukan berarti:

“Koil rusak → ganti koil.”

Tetapi:

Brebet → identifikasi kapan terjadi → cek pengapian → cek bahan bakar → cek vacuum → ukur/test → baru tentukan komponen yang perlu diganti.

Cara ini memang membutuhkan sedikit lebih banyak waktu, tetapi biasanya jauh lebih hemat daripada mengganti banyak komponen secara coba-coba.

Cara melakukan troubleshooting Charade secara sistematis

Jika bingung harus mulai dari mana, gunakan alur sederhana berikut.

LANGKAH 1 — Tentukan gejalanya

Contoh:

  • sulit hidup;

  • brebet;

  • panas;

  • getar;

  • tenaga kurang;

  • lampu aki menyala;

  • bunyi dengung;

  • atau masalah listrik.

LANGKAH 2 — Catat kapan masalah muncul

Apakah terjadi:

  • saat mesin dingin?

  • setelah panas?

  • saat AC hidup?

  • saat akselerasi?

  • pada kecepatan tertentu?

  • ketika pengereman?

  • ketika langsam?

Informasi ini sangat membantu mempersempit kemungkinan penyebab.

LANGKAH 3 — Periksa hal yang paling sederhana

Jangan mulai dari komponen mahal.

Mulai dari:

kondisi visual → koneksi → kabel → fuse → selang → komponen sederhana → baru komponen yang lebih kompleks.

LANGKAH 4 — Gunakan alat ukur jika diperlukan

Multimeter dapat sangat membantu untuk pemeriksaan:

  • tegangan;

  • kontinuitas;

  • tahanan;

  • dan sistem kelistrikan.

Tetapi gunakan spesifikasi pengukuran yang sesuai dengan manual kendaraan.

LANGKAH 5 — Catat hasil pemeriksaan

Jangan mengandalkan ingatan.

Foto dan catat kondisi sebelum membongkar.

Ini terutama penting pada:

  • selang vacuum;

  • wiring;

  • konektor;

  • karburator;

  • dan komponen yang mempunyai banyak jalur.

Referensi utama untuk pemilik Charade Classy/Winner

Untuk troubleshooting yang lebih detail, gunakan juga:

Manual Book

Manual dapat digunakan sebagai referensi spesifikasi dan prosedur pemeriksaan.

[LINK MANUAL BOOK]

Wiring Diagram

Sangat berguna ketika melakukan troubleshooting kelistrikan.

[LINK WIRING DIAGRAM]

Selang Vacuum

Untuk pemeriksaan routing vacuum karburator.

[LINK VACUUM]

Koil

Untuk pemeriksaan sistem pengapian.

[LINK KOIL]

Radiator

Untuk masalah temperatur dan pendinginan.

[LINK RADIATOR]

Alternator

Untuk masalah sistem pengisian.

[LINK ALTERNATOR]

Penutup

Charade Classy/Winner memang sudah berumur, tetapi banyak masalah yang sebenarnya masih bisa ditelusuri dan diperbaiki apabila diagnosis dilakukan secara sistematis.

Kunci utamanya adalah:

Jangan mengganti part hanya berdasarkan gejala. Cari penyebabnya terlebih dahulu.

Catatan troubleshooting di blog ini awalnya dikumpulkan dari pengalaman pemilik Charade dan diskusi komunitas. Sebagian materi berasal dari sharing Om Wayan yang kemudian saya edit dan dokumentasikan kembali agar lebih mudah digunakan oleh pemilik Charade Classy/Winner lainnya.

Semoga catatan ini tetap bermanfaat bagi rekan-rekan yang masih merawat Charade Classy/Winner sampai sekarang.

Salam

 

 

---

Assalamualaikum,
Rekan-rekan semua. Ini dia yang dinanti-nantikan, kumpulan troubleshooting untuk mobil keluarga terbaik yang jaya di masanya. he he....Daihatsu Charade Classy / Winner G-102. Disarikan oleh Om Wayan dan seperti biasa di edit seperlunya oleh saya.
Silahkan langsung di unduh link berikut.

Check list umum Daihatsu Charade Classy / Winner

Semoga membantu
Salam
Ilham

Daihatsu mobil keluarga terbaik di Indonesia

Tip Perawatan Kaca Mobil Tahun 90-an Agar Tetap Prima

Kaca mobil adalah salah satu komponen vital dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara. Pada mobil tahun 90-an, teknologi kaca mung...

Baca juga